Alasan, Modifikasi Layak Digeluti
Seperti bunyi pepatah “Tak lekang dimakan zaman’;dunia
modifikasi
itu awet hingga kapan pun. Artinya, bisnis ini mampu berjalan sampai
kapan saja karena tiap hari, minggu, bulan, bahkan tahun, selalu
dibutuhkan orang, terutama para modifikasimania.
Buktinya, meski
diakui adakalanya permintaan konsumen melemah, tapi bisnis itu tetap
ajek hidup hingga bertahun-tahun. Aktivitas mempercantik tunggangan ini
terbukti bisa menjadi ladang usaha yang punya prospek cerah. Oke, supaya
Anda punya gambaran dan tambah yakin, berikut ini beberapa alasan,
kenapa
modifikasi bisa dipilih sebagai mesin pencari uang.
- Populasi motor bebek maupun sport terus meningkat
Menurut data AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) tahun
2006, total penjualan motor secara keseluruhan mencapai 4,8 juta unit.
Sementara di tahun 2007 ditargetkan akan meningkat 12 persen atau
sekitar 5,5 juta unit. Ini jelas peluang bagus buat Anda karena dari
sekian banyak kuda besi yang beredar, pasti ada pemiliknya yang hobi
mendandani atau modifikasi. Contoh, kalo 1 persen aja pemiliknya suka
modifikasi, berarti pasar yang bisa digarap sekitar 55 ribu konsumen!
Itu hitungan secara kasar.
- Ruang publikasi di media terbuka lebar
Di Indonesia, cukup banyak media massa yang menspesialisasikan diri di
bidang pembahasan spesifik, seperti dunia otomotif, khususnya
modifikasi. Misalnya di Jakarta, ada Tabloid OTOMOTIF, Motor Plus,
Majalah Mobil Motor, sementara di Jawa Timur ada Tabloid OTO Plus,
Ototrend dan lainnya. Itu artinya, peluang Anda untuk diekspos ke ruang
publik sangat besar, apalagi kalo hasil karya modifikasi Anda bagus.
Pasti para jurnalisnya tak segan menyambangi markas Anda.
- Banyak kontes modifikasi
Banyak cara untuk mendongkrak nama Anda di masyarakat. Salah satunya,
ikut kontes modifikasi yang sering digelar di dalam dan luar daerah.
Kontes itu bukan cuma yang bersifat sederhana (fashion) dengan
penambahan pernik aksesoris, tapi juga ada yang sudah masuk kategori
drastis lewat pergantian bodi asli dengan tampilan ala moge (motor gede)
“kontes juga bisa dijadikan sarana perbaikan hasil karya. Karena kita
akan harus bersaing dengan modifikator lain.
- Pabrikan motor selalu menyisakan celah bagi modifikator untuk berkarya
Tak ada gading yang tak retak. Begitu juga di dunia motor. Maksudnya,
pabrikan kuda besi, meski sudah semaksimal mungkin menghadirkan
tunggangan yang sesuai kebutuhan, kerap dianggap kurang pas oleh
konsumen. Kadang dibilang kurang macho, enggak modis dan sebagainya. Ini
tentu bisa dimanfaatkan oleh modifikator motor seperti Anda. Entah itu
sekadar mempermanis batok lampu dengan fiber atau mempermak bodi
belakang agar terkesan trendi, dicat ulang dengan gaya gliter atau
airbrush, dan lain-lain.
- Modifikator masih terbilang jarang, apalagi di daerah
Perjalanan modifikasi motor di dalam negeri emang sudah sejak puluhan
tahun lalu. Tapi nyatanya, yang bergelut serius dan eksis di arena ini
bisa dihitung jari. Bahkan bisa dibilang, yang paling banyak hanya di
Jakarta, sementara di daerah, masih langka. Makanya, tak heran kalo
motormania daerah banyak yang mengorder ke Jakarta.
- Minat pencinta modifikasi tetap tinggi
Penyuka modifikasi itu banyak banget dan bersifat regeneratif.
Maksudnya, kalau dulu yang suka mendandani tunggangan itu bapaknya, hobi
itu bisa menurun ke anaknya. Selain itu, penggemar modifikasi ini
menyentuh semua lapisan. Baik yang pendapatannya ngepas dalam hitungan
sejutaan, sampai puluhan bahkan ratusan juta rupiah; dari karyawan biasa
sampai bos perusahaan besar.
- Belajarnya tidak perlu sekolah khusus
Di mana ada kemauan, di situ ada jalan. Begitu juga mempelajari dunia
modifikasi motor. Tak perlu pergi ke negeri Cina atau kursus serius
segala macam, cukup baca buku ini baik-baik, pelajari, pilih bidang yang
disuka, lalu praktikkan. Simpel kan? Untuk memperluas wawasan, Anda
tentu bisa berkonsultasi atau ngobrol-ngobrol dengan modifikator lain
yang sudah lebih dulu main. Mereka umumnya terbuka untuk berbagi ilmu.
“Kuncinya, enggak perlu malu dan ragu untuk bertanya.
- Modalnya tidak harus besar
Untuk memulai bisnis ini dengan skala sederhana, kita tidak perlu
mengeluarkan dana berjibun-jibun sampe harus ngejual sawah atau rumah.
“Kalo mau, sejuta sampai dua juta perak pun bisa. Asalkan kita bisa
memenej dengan baik dan cermat menangkap peluang yang ada,” sambung
Sapto. Yang jelas, duit segitu sudah bisa digunakan untuk beli peralatan
pendukung (kunci) dan bahan-bahan dasar seperlunya. Pelan, tapi pasti.
- Bebas berekspresi dan kreasi
Dunia
modifikasi
motor itu berhubungan dengan seni. Para pelakonnya punya kebebasan dan
luas dalam berkarya. Terserah, mau bikin desain sendiri atau mengambil
referensi dari luar negeri, tapi yang jelas Anda tetap harus punya ciri
sendiri. Dengan kata lain, tidak murni mencontek. “Karena kepuasan dan
kebanggaannya beda, antara ngerancang sendiri sama nyontek karya orang,
Pustaka-Modifikasi Bodi Erglass